<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Tutorial</title>
	<atom:link href="http://tulistutorial.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tulistutorial.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 23 Jan 2011 01:55:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='tulistutorial.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/e78464440c254e1415dc13e9f9d9e410?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Tutorial</title>
		<link>http://tulistutorial.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://tulistutorial.wordpress.com/osd.xml" title="Tutorial" />
	<atom:link rel='hub' href='http://tulistutorial.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pentingnya Penggunaan Software Framework Dalam Pemrograman PHP</title>
		<link>http://tulistutorial.wordpress.com/2010/03/06/pentingnya-penggunaan-software-framework-dalam-pemrograman-php/</link>
		<comments>http://tulistutorial.wordpress.com/2010/03/06/pentingnya-penggunaan-software-framework-dalam-pemrograman-php/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 14:42:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sukmopuji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Software Framework]]></category>
		<category><![CDATA[CodeIgniter]]></category>
		<category><![CDATA[framework]]></category>
		<category><![CDATA[framework PHP]]></category>
		<category><![CDATA[PHP]]></category>
		<category><![CDATA[PHP framework]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulistutorial.wordpress.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini menjelaskan tentang pentingnya penggunaan software framework didalam pemrograman PHP untuk efektifitas dan efisiensi pemrograman komputer. Penting untuk diketahui baik oleh programmer PHP tingkat pemula maupun tingkat menengah mengenai macam-macam dari php framework dan manfaat dari penggunaan framework pada pemrograman PHP. Setiap programmer PHP perlu memahami pentingnya memanfaatkan framework didalam membangun sebuah aplikasi. Ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulistutorial.wordpress.com&amp;blog=11933766&amp;post=52&amp;subd=tulistutorial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini menjelaskan tentang pentingnya penggunaan software framework didalam pemrograman PHP untuk efektifitas dan efisiensi pemrograman komputer. Penting untuk diketahui baik oleh programmer PHP tingkat pemula maupun tingkat menengah mengenai macam-macam dari php framework dan manfaat dari penggunaan framework pada pemrograman PHP.<span id="more-52"></span></p>
<p>Setiap programmer PHP perlu memahami pentingnya memanfaatkan framework didalam membangun sebuah aplikasi. Ini tidak berlaku untuk programmer PHP saja, tetapi juga untuk setiap programmer dengan menggunakan bahasa pemrograman manapun. Tanpa adanya sebuah software framework maka pengembangan sebuah aplikasi akan menjadi semakin rumit dan memakan waktu yang lama. Karena biasanya sebuah software framework yang baik akan mampu menangani seluruh hal-hal standar yang dibutuhkan didalam pengembangan aplikasi. Hal-hal standar tersebut contohnya adalah masalah security, text-processing, pemodelan pemrograman (misalnya: modular atau MVC), database connectivity, dan lain-lain. Sehingga pada akhirnya seorang programmer hanya perlu fokus pada logika pemrograman yang berhubungan dengan kebutuhan untuk apa aplikasi tersebut dibangun. Hal yang perlu diperhatikan disini adalah bahwa setiap pengguna salah satu framework akan merasakan betapa mudahnya sebuah aplikasi itu dibangun dengan menggunakan framework tersebut jika dibandingkan tanpa menggunakan sebuah software framework.</p>
<p>Didalam dunia pemrograman PHP ada beberapa framework PHP yang terkenal dan sering dipakai untuk membangun sebuah aplikasi. Misalnya CodeIgniter, Zend Framework, CakePHP ataupun Symphoni. Tetapi didalam artikel ini tidak akan dibahas framework-framework tersebut secara satu persatu. Hal ini akan dibahas pada artikel yang lain. Selain itu saya tidak menekankan agar anda memakai salah satu software framework tertentu yang mungkin menurut anda lebih baik. Karena untuk menilai sebuah framework itu lebih baik dari yang lain diperlukan sebuah proses review yang mendalam. Siapa tahu anda juga dapat membuat software framework anda sendiri yang lebih hebat dari framework-framework yang sudah ada sekarang.</p>
<p>Software framework jika bisa dijelaskan adalah sekumpulan kode (code library) yang dirancang untuk memfasilitasi sebuah pengembangan aplikasi dengan membuat bagian-bagian berupa fungsi ataupun abstrak dari suatu bahasa pemrograman dan selanjutnya membuat serta menyediakan aturan-aturan standar bagaimana bagian-bagian berupa fungsi ataupun abstrak tersebut dapat diakses serta digunakan.</p>
<p>Dibawah ini adalah alasan-alasan mengapa menggunakan sebuah software framework didalam pemrograman PHP menjadi sangat penting. Walaupun didalam artikel ini tidak dibahas secara lengkap tentang pengertian framework secara lebih rinci namun diharapkan dengan membaca artikel ini anda akan beralih menjadi programmer yang framework-minded didalam pengembangan aplikasi.</p>
<p><strong>Alasan ke-1 : Efektifitas dan Efisiensi Pemrograman</strong></p>
<p>Dengan menggunakan sebuah software framework yang baik setidaknya akan mengurangi beban kerja seorang programmer karena akhirnya fokus seorang programmer hanya pada logika proses (alur proses pada aplikasi) sesuai dengan kebutuhan yang diminta kepadanya. Tentunya ini akan membuat pekerjaan pengembangan aplikasi akan menjadi cepat dan akan berujung pada penyerahan pekerjaan yang tepat waktu.</p>
<p>Mungkin akan menjadi semakin jelas jika saya berikan contoh. Untuk masalah security program tidak semua programmer mampu menangani permasalahan ini. Padahal fungsi security termasuk yang sangat penting didalam sebuah aplikasi besar yang membutuhkan tingkat security yang baik. Apalagi misalnya pada aplikasi yang menangani privacy keanggotaan pada sebuah komunitas ataupun aplikasi yang mengolah data berupa angka yang membutuhkan tingkat ‘kerahasiaan’ yang tinggi. Dengan memilih sebuah framework yang memiliki tingkat sekuritas yang baik, maka selanjutnya programmer hanya perlu memfokuskan diri pada kebutuhan untuk apa fungsi keamanan itu dibuat. Tentunya ini akan menghemat waktu bukan?</p>
<p><strong>Alasan ke-2 : Memudahkan Stukturisasi dan Standarisasi Pemrograman</strong></p>
<p>Masalah ini biasanya muncul jika seorang programmer sedang mengembangkan sebuah aplikasi besar apalagi sistem yang dibangun termasuk yang berukuran ‘raksasa’. Semakin banyak kode-kode program yang dibuat akan semakin sulit proses debugging-nya apabila jika kemudian terjadi error program atau jalannya program tidak sesuai dengan yang diinginkan. Maka dari itu pilihlah sebuah software framework yang memiliki standar serta struktur program yang baik, yaitu yang memudahkan anda untuk menelusuri, mencari bagian-bagian dari kode program anda yang mungkin perlu diperbaiki ataupun dikustomisasi.</p>
<p>Sebagai contoh pada framework CodeIgniter (CI) yang menggunakan konsep MVC (Model-View-Controller). Dengan konsep MVC ini maka seorang programmer bisa memilah-milah antara View, Controller dan Model dan selanjutnya mengembangkan sendiri struktur programnya. Maka penggunaan framework CodeIgniter membantu seorang programmer dalam menstrukturkan kode programnya berdasarkan konsep MVC, yaitu dengan memisahkan antara file-file tampilan/HTML pada bagian view, sedangkan file-file yang menangani logika proses pada bagian controller dan file-file yang menyimpan fungsi-procedure ataupun model pada bagian model. Dengan demikian selain kita bisa menggunakan semua library yang disediakan oleh software framework tersebut kita juga bisa menggunakannya sebagai standar untuk menstrukturkan program kita.</p>
<p><strong>Alasan ke-3 : Memudahkan Koordinasi dan Pemeliharaan Untuk Pemrograman Terdistribusi</strong></p>
<p>Pada pengembangan aplikasi yang berukuran besar seringkali seorang project manager harus melibatkan banyak anggota tim programmer. Sehingga pekerjaan pada satu buah proyek yang besar harus didistribusikan kepada tim yang beranggotakan programmer dengan jumlah yang banyak pula. Mungkin pada kasus ini mengikuti sebuah prinsip ‘semakin banyak orang yang terlibat semakin banyak pula solusi yang tercipta’. Walaupun tidak seluruhnya terbukti benar, karena kita sering menemui kenyataan bahwa semakin banyak orang semakin banyak pula keinginannya. Jadi sulit untuk mengatur banyak orang. Sehingga dengan banyaknya programmer yang terlibat pada suatu proyek menciptakan permasalahan yang tidak kalah rumit yaitu masalah standarisasi dan koordinasi. Sehebat apapun tim programmer didalam sebuah proyek tetapi kalau tidak terkoordinasi dengan baik dan juga standar yang baik didalam membuat kode program maka pengerjaan proyek tersebut bisa terlambat dan ujung-ujungnya proyek menjadi merugi. Dengan demikian penggunaan software framework akan membuat terkoordinasinya pekerjaan tim anda dan dengan melibatkan banyak anggota programmer akan menjadikan sebuah proyek dapat dikerjakan dengan lebih cepat. Jika sudah demikian maka menurut pengalaman saya, sebuah tim proyek hanya membutuhkan seorang integrator yang tugasnya mengintegrasikan hasil kerja anggota tim menjadi sebuah aplikasi besar.</p>
<p>Demikian tulisan ini dibuat untuk melihat betapa pentingnya penggunaan software framework didalam membangun sebuah aplikasi khususnya dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP. Karena dengan seiring waktu akan banyak bermunculan software framework yang lain dan yang lebih baik, yang kemudian dapat menjadikan pekerjaan pemrograman komputer dapat dilakukan oleh siapapun.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulistutorial.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulistutorial.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulistutorial.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulistutorial.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tulistutorial.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tulistutorial.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tulistutorial.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tulistutorial.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulistutorial.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulistutorial.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulistutorial.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulistutorial.wordpress.com/52/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulistutorial.wordpress.com/52/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulistutorial.wordpress.com/52/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulistutorial.wordpress.com&amp;blog=11933766&amp;post=52&amp;subd=tulistutorial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulistutorial.wordpress.com/2010/03/06/pentingnya-penggunaan-software-framework-dalam-pemrograman-php/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<georss:point>-6.959393 107.660467</georss:point>
		<geo:lat>-6.959393</geo:lat>
		<geo:long>107.660467</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8877726e7e4fec09933fc2eb23a6c7cb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sukmopuji</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menampilkan Data Array ke Halaman View CodeIgniter</title>
		<link>http://tulistutorial.wordpress.com/2010/03/03/menampilkan-data-array-ke-halaman-view-codeigniter/</link>
		<comments>http://tulistutorial.wordpress.com/2010/03/03/menampilkan-data-array-ke-halaman-view-codeigniter/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 18:13:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sukmopuji</dc:creator>
				<category><![CDATA[CodeIgniter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulistutorial.wordpress.com/2010/03/03/menampilkan-data-array-ke-halaman-view-codeigniter/</guid>
		<description><![CDATA[Pada artikel tutorial sebelumnya kita sudah membahas tentang dasar-dasar pemrograman pada CodeIgniter. Khususnya pada bahasan dasar tentang bagaimana menampilkan halaman view dari controller. Dan juga tentang bagaimana menampilkan isi dari sebuah variabel controller ke halaman view. Lalu sekarang bagaimana cara untuk menampilkan sebuah data array dari halaman controller ke halaman view? Pada dasarnya untuk menampilkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulistutorial.wordpress.com&amp;blog=11933766&amp;post=50&amp;subd=tulistutorial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada artikel tutorial sebelumnya kita sudah membahas tentang dasar-dasar pemrograman pada CodeIgniter. Khususnya pada bahasan dasar tentang bagaimana menampilkan halaman view dari controller. Dan juga tentang bagaimana menampilkan isi dari sebuah variabel controller ke halaman view.  Lalu sekarang bagaimana cara untuk menampilkan sebuah data array dari halaman controller ke halaman view?  Pada dasarnya untuk menampilkan sebuah data array sama seperti kita menampilkan data non array. Hanya saja bagaimana kita melakukan scanning seluruh data dari array tersebut dan menampilkannya pada halaman view.  Sekarang anda perhatikan sintaks dibawah ini :</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulistutorial.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulistutorial.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulistutorial.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulistutorial.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tulistutorial.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tulistutorial.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tulistutorial.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tulistutorial.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulistutorial.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulistutorial.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulistutorial.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulistutorial.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulistutorial.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulistutorial.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulistutorial.wordpress.com&amp;blog=11933766&amp;post=50&amp;subd=tulistutorial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulistutorial.wordpress.com/2010/03/03/menampilkan-data-array-ke-halaman-view-codeigniter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-6.959393 107.660467</georss:point>
		<geo:lat>-6.959393</geo:lat>
		<geo:long>107.660467</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8877726e7e4fec09933fc2eb23a6c7cb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sukmopuji</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membuat Hello World Dengan CodeIgniter</title>
		<link>http://tulistutorial.wordpress.com/2010/02/12/membuat-hello-world-dengan-codeigniter/</link>
		<comments>http://tulistutorial.wordpress.com/2010/02/12/membuat-hello-world-dengan-codeigniter/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 00:39:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sukmopuji</dc:creator>
				<category><![CDATA[CodeIgniter]]></category>
		<category><![CDATA[CI]]></category>
		<category><![CDATA[framework]]></category>
		<category><![CDATA[HelloWorld]]></category>
		<category><![CDATA[PHP]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulistutorial.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Kalau anda sudah membaca tutorial pendahuluan CodeIgniter, maka saya anggap anda sudah mengerti tentang arsitektur URL pada CodeIgniter. Nah, sekarang saya akan mengajak anda membuat Hello World sebagai programming pertama anda. Sebelum anda memulai saya perlu menjelaskan dimana area kerja kita. Coba anda perhatikan gambar di bawah ini : Sebenarnya area kerja kita ada di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulistutorial.wordpress.com&amp;blog=11933766&amp;post=17&amp;subd=tulistutorial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau anda sudah membaca tutorial pendahuluan CodeIgniter, maka saya anggap anda sudah mengerti tentang arsitektur URL pada CodeIgniter. Nah, sekarang saya akan mengajak anda membuat Hello World sebagai programming pertama anda.</p>
<p>Sebelum anda memulai saya perlu menjelaskan dimana area kerja kita. Coba anda perhatikan gambar di bawah ini :<span id="more-17"></span></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://tulistutorial.files.wordpress.com/2010/02/ci_folder.jpg"><img class="size-medium wp-image-18 aligncenter" title="CI_folder" src="http://tulistutorial.files.wordpress.com/2010/02/ci_folder.jpg?w=141&#038;h=300" alt="" width="141" height="300" /></a></p>
<p>Sebenarnya area kerja kita ada di bawah folder <strong>application</strong> seperti yang ditandai dengan kotak berwarna merah. Didalam folder application terdapat banyak folder, tetapi yang menjadi perhatian kita saat ini adalah folder <strong>controllers</strong>, <strong>views</strong> dan <strong>models</strong>.</p>
<p>Sekarang mari kita mulai langkah-langkah untuk membuat program HelloWorld anda dengan CodeIgniter.</p>
<p><strong>Langkah Pertama</strong></p>
<p>Buatlah file bernama <strong>helloworld.php</strong> dan taruh didalam folder controllers. Kemudian ketikkan sintaks seperti dibawah :</p>
<p><pre class="brush: php;">

&lt;?php

class HelloWorld extends Controller {

    function HelloWorld()
    {
        parent::Controller();
    }

    function index()
    {
        $this-&gt;load-&gt;view('helloworld_view');
    }

}

</pre></p>
<p>Fungsi <strong>HelloWorld()</strong> merupakan fungsi constructor pada class <strong>HelloWorld</strong>. Permasalahan ini bisa dijelaskan pada tutorial lain yang membahas mengenai Object Oriented Programming pada bahasa pemrograman PHP. Singkatnya nama class harus sama dengan nama fungsi constructor-nya. Dan juga nama file harus sama dengan nama classnya.</p>
<p>Nah, perhatikan pada sintaks didalam function index(). Disitu tertulis sintaks :<strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>$this-&gt;load-&gt;view(‘heloworld_view’)</strong></p>
<p>Maksudnya adalah fungsi <strong>index()</strong> memanggil sebuah view bernama <strong>helloworld_view.php</strong>. Dan jika kita mengakses URL <em>http://localhost/CodeIgniter/index.php/HelloWorld</em> melalui browser, maka hasilnya akan muncul error pada layar browser. Mengapa terjadi error? Karena kita belum membuat file view yang bernama <strong>helloworld_view.php</strong> pada folder views.</p>
<p>Maka langkah selanjutnya adalah anda harus membuat file view bernama <strong>helloworld_view.php</strong> yang disimpan didalam folder views.</p>
<p><strong>Langkah Kedua</strong></p>
<p>Buatlah file bernama <strong>helloworld_view.php</strong> dan taruh dalam folder views. Kemudian ketikkan sintaks seperti dibawah :</p>
<p><pre class="brush: xml;">

&lt;html&gt;
&lt;head&gt;
&lt;title&gt;Hello World&lt;/title&gt;
&lt;/head&gt;
&lt;body&gt;
&lt;h1&gt;Hello Word&lt;/h1&gt;
&lt;/body&gt;
&lt;/html&gt;

</pre></p>
<p>Sekarang anda akses lagi URL <em>http://localhost/CodeIgniter/index.php/HelloWorld</em> maka di layar browser akan muncul hasil seperti ini :</p>
<p><a href="http://tulistutorial.files.wordpress.com/2010/02/ci_helloworld_1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-21" title="CI_helloworld_1" src="http://tulistutorial.files.wordpress.com/2010/02/ci_helloworld_1.jpg?w=300&#038;h=187" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Untuk sementara mungkin anda sudah puas dengan hasil diatas. Setelah itu mungkin anda bertanya bagaimana cara menampilkan sebuah isi variabel dari controller ke halaman view? Sekarang ubahlah sintaks pada file <strong>helloworld.php</strong> pada folder controllers menjadi seperti dibawah ini :</p>
<p><pre class="brush: php;">

&lt;?php

class HelloWorld extends Controller {

    function HelloWorld()
    {
        parent::Controller();
    }

    function index()
    {
        $data['title'] = &quot;My Web&quot;;
        $data['header'] = &quot;My Hello World&quot;;
        $this-&gt;load-&gt;view('helloworld_view', $data);
    }

}

</pre></p>
<p>Variabel <strong>$data</strong> merupakan variabel bertipe array yang kemudian disisipkan menjadi parameter pada fungsi <strong>load-&gt;view</strong> yang memanggil <strong>helloworld_view.php</strong>.</p>
<p>Sekarang kita ingin menampilkan isi dari variabel <strong>$data</strong> ke halaman view. Untuk itu ubahlah file <strong>helloworld_view.php</strong> pada folder views menjadi seperti ini :</p>
<p><pre class="brush: xml;">

&lt;html&gt;
&lt;head&gt;
&lt;title&gt;&lt;? = $title ?&gt;&lt;/title&gt;
&lt;/head&gt;
&lt;body&gt;
&lt;h1&gt;&lt;? = $header ?&gt;&lt;/h1&gt;
&lt;/body&gt;
&lt;/html&gt;

</pre></p>
<p>Setelah itu buka kembali lagi browser anda dan lakukan refresh… dan anda akan mendapatkan hasil seperti dibawah ini :</p>
<p><a href="http://tulistutorial.files.wordpress.com/2010/02/ci_helloworld_2.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-30" title="CI_helloworld_2" src="http://tulistutorial.files.wordpress.com/2010/02/ci_helloworld_2.jpg?w=300&#038;h=187" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Nah, sekarang melalui artikel tutorial ini anda sudah mengerti bagaimana cara membuat sebuah halaman sederhana dengan CodeIgniter sekaligus bagaimana menampilkan data variabel dari controller ke halaman view-nya. Dari sini silahkan anda mencoba sendiri dengan kreatifitas anda untuk menampilkan berbagai macam data dari controller ke halaman view.</p>
<p>Tutorial selanjutnya adalah bagaimana menampilkan data array ke dalam halaman web CodeIgniter anda.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulistutorial.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulistutorial.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulistutorial.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulistutorial.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tulistutorial.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tulistutorial.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tulistutorial.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tulistutorial.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulistutorial.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulistutorial.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulistutorial.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulistutorial.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulistutorial.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulistutorial.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulistutorial.wordpress.com&amp;blog=11933766&amp;post=17&amp;subd=tulistutorial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulistutorial.wordpress.com/2010/02/12/membuat-hello-world-dengan-codeigniter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8877726e7e4fec09933fc2eb23a6c7cb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sukmopuji</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tulistutorial.files.wordpress.com/2010/02/ci_folder.jpg?w=141" medium="image">
			<media:title type="html">CI_folder</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tulistutorial.files.wordpress.com/2010/02/ci_helloworld_1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">CI_helloworld_1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tulistutorial.files.wordpress.com/2010/02/ci_helloworld_2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">CI_helloworld_2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pendahuluan CodeIgniter</title>
		<link>http://tulistutorial.wordpress.com/2010/02/10/pendahuluan_codeigniter/</link>
		<comments>http://tulistutorial.wordpress.com/2010/02/10/pendahuluan_codeigniter/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 22:51:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sukmopuji</dc:creator>
				<category><![CDATA[CodeIgniter]]></category>
		<category><![CDATA[CI]]></category>
		<category><![CDATA[framework]]></category>
		<category><![CDATA[PHP]]></category>
		<category><![CDATA[tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulistutorial.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Tutorial ini dirancang untuk mendalami apa sebenarnya CodeIgniter (CI) dan bagaimana memanfaatkannya didalam membuat aplikasi berbasis web dengan bahasa pemrograman PHP. Apakah CodeIgniter itu? CodeIgniter adalah sebuah framework yang menerapkan konsep Model-View-Controller (MVC) sebagai pola didalam mengembangkan aplikasi berbasis PHP. Dengan pola MVC ini memungkinkan developer untuk mengorganisir file-file untuk membangun aplikasi. CodeIgniter berisi banyak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulistutorial.wordpress.com&amp;blog=11933766&amp;post=3&amp;subd=tulistutorial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tutorial ini dirancang untuk mendalami apa sebenarnya CodeIgniter (CI) dan bagaimana memanfaatkannya didalam membuat aplikasi berbasis web dengan bahasa pemrograman PHP.<span id="more-3"></span></p>
<p><strong>Apakah CodeIgniter </strong><strong>itu?</strong></p>
<p>CodeIgniter adalah sebuah framework yang menerapkan konsep Model-View-Controller (MVC) sebagai pola didalam mengembangkan aplikasi berbasis PHP. Dengan pola MVC ini memungkinkan developer untuk mengorganisir file-file untuk membangun aplikasi.</p>
<p>CodeIgniter berisi banyak sekali instant library yang memudahkan seorang programmer PHP didalam membangun aplikasi sehingga walaupun aplikasinya besar, seorang programmer tidak perlu mendefinisikan library-library tersebut dari awal. Sebagai contoh jika kita ingin membuat sebuah fungsi database untuk memunculkan list data dari sebuah table dengan query ‘SELECT’, maka kita hanya tinggal memanggil library yang sudah disediakan dan selebihnya akan dikerjakan oleh CodeIgniter.</p>
<p><strong>Memulai programming dengan CodeIgniter</strong></p>
<p>Pertama-tama anda harus menginstall CodeIgniter dengan cara mengekstrak atau mengcopy hasil ekstraknya di folder root web server anda. File install bisa anda download <span style="text-decoration:underline;"><a href="http://codeigniter.com/" target="_blank">disini</a></span>.</p>
<p>CodeIgniter telah mendukung PHP versi 4.3.2 atau yang lebih baru dan untuk database telah mendukung MySQL minimal versi 4.1.</p>
<p>Setelah proses install selesai coba akses melalui localhost anda. Misal folder tempat kode CI anda bernama CodeIgniter, maka cobalah akses melalui <strong><span style="background-color:#ffff77;">http://localhost/CodeIgniter</span></strong> di browser anda. Maka akan muncul halaman welcome di layar browser seperti di bawah ini :</p>
<p><a href="http://tulistutorial.files.wordpress.com/2010/02/ci_welcome.jpg"><img class="size-medium wp-image-5 aligncenter" title="CI_welcome" src="http://tulistutorial.files.wordpress.com/2010/02/ci_welcome.jpg?w=300&#038;h=187" alt="" width="300" height="187" /></a></p>
<p>Jika di browser sudah muncul seperti diatas maka berarti proses install sudah berhasil. Dari situ anda bisa eksplorasi UserGuide untuk melihat apa saja isi dari CodeIgniter itu dan bagaimana cara menggunakan fungsi serta library CodeIgniter untuk aplikasi anda. Atau kalau anda tidak berminat membaca user guide maka anda bisa ikuti terus tutorial ini :). Karena tutorial ini akan mempermudah anda dalam menggunakan CodeIgniter.</p>
<p><strong>Memahami arsitektur URL pada CI</strong></p>
<p>Pertama kali anda mengakses CodeIgniter melalui URL <strong><span style="background-color:#ffff77;">http://localhost/CodeIgniter</span></strong> maka browser anda akan menampilkan halaman welcome. Sama saja jika anda mengaksesnya melalui URL <strong><span style="background-color:#ffff77;">http://localhost/CodeIgniter/index.php</span></strong>, maka di layar browser masih menghasilkan layar welcome tersebut. Ini berarti halaman welcome tersebut sudah diset sebagai halaman defaultnya. Tetapi coba anda akses melalui URL <strong><span style="background-color:#ffff77;">http://localhost/CodeIgniter/index.php/welcome</span></strong>, maka layar browser masih akan menampilkan halaman welcome. Nah lho.. Disini bisa saya jelaskan bahwa arsitektur URL pada CI memiliki arti sebagai berikut :</p>
<p style="text-align:center;"><span style="background-color:#ffff77;"><strong>http://nama_domain_situs/index.php/nama_controller/nama_method/parameter_method</strong></span></p>
<p>Jadi URL <strong><span style="background-color:#ffff77;">http://localhost/CodeIgniter/index.php/welcome</span></strong> berarti anda sedang menjalankan sebuah controller bernama welcome dan method bernama index. Sedangkan jika nama_method nya tidak diisi maka secara otomatis CodeIgniter akan menjalankan method bernama index. Untuk lebih jelasnya coba anda buka file welcome.php didalam folder system &#8216;<em>/application/controller/</em>&#8216;, maka anda akan temukan sintaks sebagai berikut :</p>
<p><pre class="brush: php;">

class Welcome extends Controller
{
    function Welcome()
    {
        parent::Controller();
    }

    function index()
    {
        $this-&gt;load-&gt;view('welcome_message');
    }
}

</pre></p>
<p>Jika anda sudah pernah mempelajari konsep OOP pada PHP mungkin anda sudah mengerti maksud sintaks diatas. Jadi sebenarnya setiap controller pada CI berbentuk object atau class yang diturunkan dari sebuah class bernama Controller. Fungsi <strong>Welcome()</strong> merupakan fungsi constructor dari sebuah class bernama <strong>Welcome</strong>. Selanjutnya kita perlu memperhatikan fungsi/method<strong> index()</strong>. Method <strong>index()</strong> inilah yang dijalankan secara otomatis walaupun kita tidak menuliskannya didalam URL. Tetapi coba saja anda akses URL tadi dengan ditambahkan nama method sehingga menjadi seperti ini : <strong><span style="background-color:#ffff77;">http://localhost/CodeIgniter/index.php/welcome/index</span></strong> , pasti anda akan mendapatkan hasil yang sama.</p>
<p>Jadi sudah jelaskan….? :) Tutorial selanjutnya saya akan menjelaskan bagaimana membuat HelloWorld pertama anda dengan framework CodeIgniter.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulistutorial.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulistutorial.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulistutorial.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulistutorial.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tulistutorial.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tulistutorial.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tulistutorial.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tulistutorial.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulistutorial.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulistutorial.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulistutorial.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulistutorial.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulistutorial.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulistutorial.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulistutorial.wordpress.com&amp;blog=11933766&amp;post=3&amp;subd=tulistutorial&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulistutorial.wordpress.com/2010/02/10/pendahuluan_codeigniter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8877726e7e4fec09933fc2eb23a6c7cb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sukmopuji</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tulistutorial.files.wordpress.com/2010/02/ci_welcome.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">CI_welcome</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
